Sabtu, 20 April 2019

Arab Tidak Pernah Dijajah atau Menjajah

Arab Tidak Pernah Dijajah atau Menjajah - Apa yang anda bayangkan ketika mendengar nama Arab? Mungkin yang pertama kali terbayang adalah hamparan gurun pasir yang luas dan gersang. Baiklah, tentu bukan masalah bila fakta itu yang terbayang.

Di hamparan gurun pasir yang gersang tersebut sangat banyak hal yang bisa dicatat, terutama yang berkaitan dengan berbagai sejarah kehidupan manusia. Bahkan hingga hari ini kawasan tersebut termasuk yang paling dinamis.


Jazirah atau kawasan Arab itu luas, maka fokus kita pada pembahasan ini adalah Arab Saudi, wilayah dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Di sini pulalah baitullah yang dibangun oleh Nabi Adam AS berada. Dengan isu seperti ini maka posisi Arab Saudi bagaikan milik bersama bagi umat Islam. Dan bagi siapapun yang mengganggunya, itu sama dengan mengusik umat Islam sedunia.

Dengan kondisi alam yang tandus, Arab Saudi di jaman dulu bagaikan penyeleksi alam untuk lahirnya manusia-manusia bersosok tangguh. Di jaman Nabi Muhammad misalnya, angka kematian bayi secara alami sangat tinggi, dengan demikian hanya bayi-bayi tangguhlah yang terus hidup.

Fakta bahwa tanah Arab dihuni oleh manusia-manusia yang tangguh secara fisik telah membuat kerajaan adidaya seperti Romawi dan Persia berpikir dua kali untuk menjamah Arab pada saat itu. Bahkan negeri Syam memilih untuk berbaik-baik dengan Arab.

Banyak faktor yang tentunya perlu dipertimbangkan oleh suatu negeri untuk menjajah negeri lain, di antaranya adalah :

1. Seberapa banyak kekayaan alam negeri target jajahan tersebut, semakin banyak tentu semakin menggiurkan,

2. Seberapa nyaman lingkungan alamnya, semakin nyaman tentu semakin menggoda,

3. Seberapa mudah mengatasi penduduknya secara fisik, semakin mudah tentu semakin mulus untuk ditaklukkan.

Nah pada jaman Nabi Muhammad tadi, ketiga unsur tersebut dapat dikatakan tidak ada. Tentang kekayaan alam misalnya, saat itu manusia belum mampu mengeksplorasi minyak bumi, dengan demikian tidak akan ada negeri yang tergiur untuk menjajah Arab.

Ketika manusia telah mampu mengeksplorasi minyak bumi, Arab Saudi tetap luput dari penjajahan. Mereka memiliki benteng terakhir yang sangat kokoh, yakni umat Islam sedunia. Siapapun umat Islamnya tentu akan peduli pada eksistensi baitullah atau kabah agar tidak dikuasai oleh penjajah.


Arab memang tidak memiliki catatan dijajah negeri lain, sekaligus mereka juga tidak pernah menjajah negara manapun. Meskipun demikian sentimen anti Arab tetap banyak, termasuk di Indonesia.

Demikianlah artikel dari Situskita yang berjudul Arab Tidak Pernah Dijajah atau Menjajah, semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.

Lucky Bachtiar

Seorang blogger pemula yang tidak lagi muda