Minggu, 21 April 2019

Fenomena Caleg Stres di Setiap Pemilu

Fenomena Caleg Stres di Setiap Pemilu - Perhelatan Pemilu 2019 telah memasuki tahap akhir, tinggal menunggu sekitar sebulan lagi untuk mengetahui hasil resmi yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Pemilu 2019 ini sungguh berbeda karena bersifat serentak untuk Capres-Cawapres serta Calon Legislatif (caleg). Ada sekitar 7986 orang yang tercantum di KPU sebagai calon legislatif.

Sudah bukan rahasia jika dalam mencalonkan diri ada sejumlah caleg yang menggunakan uang serta materi untuk memuluskan jalan. Dan rupanya inilah yang menjadi salah-satu pemicu stres hingga melahirkan para caleg stres.

Bila seorang caleg tidak mengeluarkan modal banyak untuk nyaleg kemudian ia kalah, mungkin dampaknya akan biasa-biasa saja. Dan hal ini tentu berbeda bila ia kalah setelah mengeluarkan modal banyak. Ia akan mengalami tekanan batin lebih tinggi.

Di saat seseorang terkena tekanan batin yang tinggi, maka reaksinya akan sangat tergantung pada kekuatan batinnya tersebut. Bila batinnya kuat, maka mungkin hanya sebatas kekecewaan yang dirasakannya. Tetapi bila batinnya lemah, maka ia bisa mengalami gangguan jiwa.

Sedikit banyak kita bisa membayangkan seseorang yang penuh obsesi jadi anggota legislatif, kemudian dalam upaya meraih obsesi tersebut ia mengorbankan banyak harta, lantas harus menerima kenyataan bahwa ia gagal. Ia tentu jadi caleg stres!

Menyadari bahwa daya tahan menghadapi stres bagi setiap orang berbeda, maka kini banyak rumah sakit yang menyediakan pelayanan untuk para caleg yang menderita gangguan jiwa pasca gagal.

Demikianlah artikel dari Situskita yang berjudul Fenomena Caleg Stres di Setiap Pemilu, semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.

Lucky Bachtiar

Seorang blogger pemula yang tidak lagi muda