Jumat, 19 April 2019

Serba-serbi Kenikmatan Secangkir Kopi

Serba-serbi Kenikmatan Secangkir Kopi - Minuman yang satu ini boleh jadi adalah salah-satu di antara minuman yang paling populer di dunia, meskipun demikian di Indonesia nampaknya ia bukan yang tertua. Kisah-kisah kolosal, dari Majapahit misalnya, banyak menyebut minuman lain seperti tuak dan wedang jahe dan tidak menyebutkan adanya wedang kopi.

Bibit kopi pertama kali dikirim ke Nusantara pada tahun 1696 dari Malabar (India) ke Batavia (Nusantara), tujuannya untuk dibudidayakan. Tetapi itu gagal karena Batavia dilanda banjir. Barulah pada tahun 1711 berhasil dibudidayakan dan diekspor ke Eropa oleh VOC.

Maka demikianlah, jadi bisa dipahami bahwa pada jamannya, di negara adidaya seperti Majapahit tidak dikenal minuman kopi, karena kopi baru dibudidayakan sekitar dua abad setelah Majapahit runtuh.

Konon kopi ditemukan pertama kali oleh seorang penggembala. Ia mendapati kambing-kambingnya sering memakan buah sejenis berry, dan setelah itu mereka tampak enerjik. Sang gembala penasaran kemudian memakannya, tetapi rasanya pahit. Akhirnya ia mengolahnya menjadi minuman, serta mendapati tubuhnya menjadi lebih enerjik.

Kepopuleran minuman kopi untuk saat ini nampak dari sedemikian maraknya iklan yang menawarkan minuman satu ini. Bahkan di antaranya ada yang menggunakan artis kelas atas sebagai model.

Untuk melegitimasi kepopuleran kopi, kita bisa mendapati kenyataan bahwa sebutan warung kopi misalnya, jauh lebih populer dibanding warung teh.


Di masyarakat Sunda, sebutan ngopi adalah sesuatu yang sedemikian akrab terdengar. Pengertiannya sudah bukan lagi sekedar minum kopi tapi mengemil. Bahkan bisa saja minuman yang tersaji sebagai teman camilan bukan lagi secangkir kopi.

Yang khas dari kopi adalah kandungannya, yaitu kafein. Zat yang satu ini memiliki kemampuan untuk memacu kerja jantung. Dalam kadar tertentu kemampuan ini diperlukan dan tidak berbahaya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa dianjurkan memberi satu sendok teh kopi pada anak berusia 3 - 5 tahun untuk kebaikan kerja jantungnya.

Karena berkaitan dengan pacu-memacu kerja jantung, maka minum kopi kurang dianjurkan bagi mereka yang sakit jantung.

Demikianlah artikel dari Situskita yang berjudul Serba-serbi Kenikmatan Secangkir Kopi , semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.

Lucky Bachtiar

Seorang blogger pemula yang tidak lagi muda