Minggu, 26 Mei 2019

Perilaku Vandalisme di Masyarakat Kita


Perilaku Vandalisme di Masyarakat Kita - Kita tentu sering melihat vandalisme semisal dinding disemproti Pilox membentuk gambar dan atau tulisan. Tidak ada keuntungan finansial apapun yang disasar pelakunya kecuali kesenangan batin dalam koridor hati ngaco otak miring. Semakin puas mereka jika Pilox-nya diperoleh dari mencuri.

Dalam suatu peristiwa huru-hara, belum tentu motifnya finansial, bisa saja motifnya adalah vandalisme yang tidak cukup terpuaskan oleh semprotan Pilox.

Vandalisme itu susah melihat orang lain senang dan senang melihat orang lain susah. Vandalisme selalu berorientasi pada rasa puas jika melihat sesuatu menjadi rusak atau kacau. Puncak dari vandalisme adalah bunuh diri tanpa sebab, misalnya dengan seutas tali.

Karena sikap vandalis itu sulit diterima logika, maka biasanya manusia cenderung mengkait-kaitkan para pelakunya dengan kemungkinan mencari keuntungan di luar rasa puas sebagaimana dimaksud di atas, entah itu keuntungan finansial atau keuntungan politis.

Di sepak bola sebagian manusia berani menerima kenyataan bahwa vandalisme itu ada, misalnya pada para hooligan Inggris. Mereka belum tentu suka pada sepak bola, mereka belum tentu membela suatu tim, dan datang ke stadion hanya untuk membuat huru-hara.

Contoh perilaku vandalis berikutnya adalah pada perilaku sejumlah gank motor. Gank motor adalah sebutan untuk gerombolan bermotor yang sering mengacau, adapun komunitas motor adalah kelompok bermotor yang positif. Gank motor vs komunitas motor, beda gaya beda orientasi.

Perilaku vandalis adalah irasional dari sisi manapun kita memandang, oleh karena itu dapat digolongkan sebagai kelainan jiwa. Tentu saja ini dapat disembuhkan selama ada keinginan dari pelakunya.

Demikianlah artikel dari Situskita yang berjudul Perilaku Vandalisme di Masyarakat Kita, semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.

Lucky Bachtiar

Seorang blogger pemula yang tidak lagi muda